atribusi emosi
attribution of emotion
Ringkasan Singkat
Proses psikologis di mana individu menetapkan label emosi tertentu pada keadaan gairah fisiologis yang mereka alami berdasarkan petunjuk situasional.
Meskipun kosong dalam definisi sumber, secara teoritis atribusi emosi mengacu pada cara individu menafsirkan keadaan internal mereka. Berdasarkan teori dua faktor Schachter-Singer, emosi dirasakan ketika ada gairah fisiologis yang kemudian diberi label kognitif (atribusi) berdasarkan situasi lingkungan.
Misalnya, jika jantung seseorang berdebar kencang saat melihat beruang, mereka mengatributkannya sebagai rasa takut. Namun, jika jantung berdebar saat melihat orang yang disukai, mereka mengatributkannya sebagai rasa cinta atau ketertarikan. Proses atribusi ini menunjukkan bahwa pikiran kita memainkan peran kunci dalam menentukan emosi apa yang sebenarnya kita rasakan.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Schachter, S., & Singer, J. (1962). Cognitive, social, and physiological determinants of emotional state. Psychological Review.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.